Jumat, 19 Agustus 2011

Bersiap Hadapi Wawancara Beasiswa!

Yuk, Bersiap Hadapi Wawancara Beasiswa!

KOMPAS.com - Bagi Anda yang tengah berburu beasiswa, ada baiknya mempersiapkan segala sesuatu sejak sekarang. Sebab, ada sejumlah tahap yang harus dilalui untuk memenangkan sebuah beasiswa. Tak cukup hanya mengisi formulir sesuai ketentuan, mengajukan esai yang menakjubkan, atau pun menyertakan surat rekomendasi yang meyakinkan. Beberapa pendonor beasiswa mensyaratkan wawancara sebagai penentu, siapa kandidat yang mereka pilih. Nah, mari bersiap diri, siapa tahu Anda akan menjadi salah satu kandidat yang diwawancara!  

1. Ajak seseorang untuk berlatih mewawancarai Anda
Ini adalah ide baik yang bisa Anda lakukan untuk melatih kemampuan wawancara sebelum Anda diwawancara. Dengan bantuan salah seorang anggota keluarga, Anda bisa mereka-reka pertanyaan yang akan diajukan oleh panitia nantinya.
Misalnya:
* Apa prestasi akademik terbesar Anda?   
* Apa kegiatan ekstrakurikuler yang Anda ikuti?   
* Bagaimana cara Anda menghadapi hambatan besar dalam hidup?   
* Apa penghargaan yang pernah Anda menangkan?   
* Apa yang ingin Anda lakukan setelah lulus dari perguruan tinggi?  
* Bagaimana Anda melihat diri Anda ketika telah menjadi sarjana?
2. Datang tepat waktu
Pada hari wawancara, jangan terlambat! Hal tersebut bisa menjadi nilai tambah dan membuat kesan baik dengan tiba lebih awal. Terlihatlah sebagai seorang profesional.  

3. Menjaga sikap
Cobalah untuk tidak gelisah atau tampak gugup saat wawancara. Duduk diam dan buatlah kontak mata dengan pewawancara. Buat posisi tubuh Anda terlihat tenang dan terkesan profesional. Jangan takut dengan setiap jawaban yang Anda berikan. Karena gumaman seperti ”um” atau ”ah” dapat membuat jawaban Anda terlihat ragu-ragu dan tampak tidak yakin.

4. Berpakaian sopan dan tepat
Anda tidak harus berpakaian secara formal, tapi semi formal yang tepat untuk wawancara beasiswa. Celana panjang dan kemeja panjang adalah paduan yang tepat untuk wawancara seperti ini. Tapi bagi pria, jas dan kemeja akan membuatnya terkesan lebih profesional. Sedangkan gaun atau rok serta kemeja bisa menjadi paduan tepat bagi wanita muda. Namun, apapun pakaiannya, usahakan agar tidak ada kerut.  

5. Mengetahui diri sendiri

Selain menyadari tindakan dan tubuh Anda, Anda harus menyadari apa yang Anda katakan. Jika Anda tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diajukan, jangan mencoba untuk menjawab dengan jawaban palsu. Mintalah penjelasan lebih lanjut atau katakan Anda tidak tahu. Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda menyadari seberapa jauh pengetahuan Anda ketika menjawab lebih cepat.  

6. Ajukan sedikit pertanyaan

Sementara menunggu waktu wawancara, siapkan beberapa pertanyaan untuk panitia. Pertanyaan mengenai pemberi beasiswa atau sponsor beasiswa jika hal tersebut tidak dijelaskan dalam formulir aplikasi beasiswa. Memiliki beberapa pertanyaan seperti itu, membuat Anda terlihat siap. Selain itu, Anda terkesan nyaman dengan bahan yang anda pelajari.  

7. Cobalah untuk tidak terlalu gugup

Tidak diragukan lagi, bahwa banyak pewawancara menginginkan si pelamar menjadi gugup. Jadi bersiaplah. Persiapkan diri dengan baik dan jangan tunjukkan bahwa kamu gugup. Coba Anda pikirkan: aplikasi saya sudah cukup baik, sehingga saya bisa menyisihkan beberapa calon penerima. Ini sudah memasuki setengah pertempuran!
Biarkan fakta bahwa Anda dipilih dari banyak orang tumbuh di kepala Anda. Hal ini bisa membuat kepercayaan diri Anda semakin bertambah.
Sumber: Go College

Djarum Beasiswa Plus

Persyaratan untuk menjadi penerima Djarum Beasiswa Plus


  1. UMUM :
    • Sedang menempuh Tingkat Pendidikan S1 (Strata 1) dari semua disiplin ilmu.
    • Memasuki semester V dengan IPK minimum 3.00 pada semester IV.
    • Aktif mengikuti kegiatan organisasi baik didalam maupun diluar Kampus.
    • Tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
  2. ADMINISTRASI :
    • Mengisi Form Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus, yang dapat di dowload disini atau mengambil di Bagian Kemahasiswaan di Kampus masing-masing..
    • Fotocopy Kartu Hasil Studi Semester IV.
    • Fotocopy sertifikat kegiatan organisasi/surat keterangan aktif berorganisasi.
    • Surat keterangan dari Kampus tidak sedang menerima beasiswa dari pihak lain.
    • Satu lembar foto ukuran 4 x 6 cm berwarna memakai jas almamater.
  3. TES SELEKSI :
    • Mengikuti psikotes.
    • Wawancara.
    • Membuat tulisan singkat.
  4. Pendaftaran program Djarum Beasiswa Plus tahun 2011/2012 ditutup tanggal 23 September 2011. Bagi mahasiswa yang akan mengikuti tes seleksi akan dihubungi oleh pihak panitia via telephone.

Selasa, 02 Agustus 2011

Pengertian, Definisi dan Tata Cara Puasa Ramadhan, Senin Kamis, Nazar, Sya'ban, Petengahan Bulan, Asyura, Arafah dan Syawal

Arti puasa menurut bahasa adalah menahan. Menurut syariat islam puasa adalah suatu bentuk aktifitas ibadah kepada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu, dan hal-hal lain yang dapat membatalkan puasa sejak terbit matahari / fajar / subuh hingga matahari terbenam / maghrib dengan berniat terlebih dahulu sebelumnya.

Hari-hari yang dilarang untuk puasa, yaitu :
- saat lebaran idul fitri 1 syawal dan idul adha 10 dzulhijjah
- Hari tasyriq : 11, 12, dan 13 zulhijjah


Puasa memiliki fungsi dan manfaat untuk membuat kita menjadi tahan terhadap hawa nafsu, sabar, disiplin, jujur, peduli dengan fakir miskin, selalu bersyukur kepada Allah SWT dan juga untuk membuat tubuh menjadi lebih sehat.
Orang yang diperbolehkan untuk berbuka puasa sebelum waktunya adalah :
- Dalam perjalanan jauh 80,640 km (wajib qodo puasa)
- Sedang sakit dan tidak dapat berpuasa (wajib qodo puasa)
- Sedang hamil atau menyusui (wajib qada puasa dan membayar fidyah)
- Sudah tua renta atau sakit yang tidak sembuh-sembuh (wajib membayar fidyah 3/4 liter beras atau bahan makanan lain)


A. Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan hukumnya adalah wajib bagi orang yang sehat. Sedangkan bagi yang sakit atau mendapat halangan dapat membayar puasa ramadhan di lain hari selain bulan ramadan. Puasa ramadhan dilakukan selama satu bulan penuh di bulan romadhon kalender hijriah / islam. Puasa ramadhan diakhiri dengan datangnya bulan syawal di mana dirayakan dengan lebaran ied / idul fitri.


B. Puasa Senin Kamis
Puasa senin kamis hukumnya adalah sunah / sunat di mana tidak ada kewajiban dan paksaan untuk menjalankannya. Pelaksanaan puasa senin kamis mirip dengan puasa lainnya hanya saja dilakukannya harus pada hari kamis dan senin saja, tidak boleh di hari lain.


C. Puasa Nazar
Untuk puasa nazar hukumnya wajib jika sudah niat akan puasa nazar. Jika puasa nazar tidak dapat dilakukan maka dapat diganti dengan memerdekakan budak / hamba sahaya atau memberi makan / pakaian pada sepuluh orang miskin. Puasa nazar biasanya dilakukan jika ada sebabnya yang telah diniatkan sebelum sebab itu terjadi. Nazar dilakukan jika mendapatkan suatu nikmat / keberhasilan atau terbebas dari musibah / malapetaka. Puasa nazar dilakukan sebagai tanda syukur kepada Allah SWT atas ni'mat dan rizki yang telah diberikan.


D. Puasa Bulan Syaban / Nisfu Sya'ban
Puasa nisfu sya'ban adalah puasa yang dilakukan pada awal pertengahan di bulan syaban. Pelaksanaan puasa syaban ini mirip dengan puasa lainnya.


E. Puasa Pertengahan Bulan
Puasa pertengahan bulan adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan sesuai tanggalan hijriah. Pelaksanaan puasa pertengahan bulan mirip dengan puasa lainnya.


F. Puasa Asyura
Puasa asyura adalah puasa yang dilakukan pada tanggal 10 di bulan muharam / muharram. Pelaksanaan puasa assyura mirip dengan puasa lainnya.


G. Puasa Arafah
Puasa arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 di bulan zulhijah untuk orang-orang yang tidak menjalankan ibadah pergi haji. Pelaksanaan arafah mirip dengan puasa lainnya.


F. Puasa Syawal
Puasa syawal dikerjakan pada 6 hari di bulan syawal. Puasa syawal boleh dilakukan pada 6 hari berturut-turut setelah lebaran idul fitri. Pelaksanaan arafah mirip dengan puasa lainnya.