Minggu, 23 Januari 2011

UANG NEGARA HABIS UNTUK GAJI


Presiden Rp62 Juta Gubernur Rp8,4 Juta
JAKARTA - SINGGALANG Ketika Presiden mengeluh soal gaji, pada saat sama statistik menunjukkan, setidaknya setengah dari APBD seluruh daerah di Indonesia habis untuk gaji PNS, belanja aparatur dan anggota DPRD. Bahkan di Padang lebih 70 persen. Karena itu, bisa disebut uang negara habis (hanya) untuk gaji.

Saat ini 4,3 juta PNS aktif di Indonesia mungkin telah menghabiskan gaji Januari dan bersiap menunggu gaji Februari. Setali tiga uang, 3,2 juta jiwa pensiunan PNS di Indonesia menghabiskan Rp40 triliun tiap tahun. Jumlah pensiunan bertambah sekitar 100 ribu orang setahun.
Pada Januari ini, pemerintah mengucurkan renumerasi Rp13,5 triliun untuk 11 kementerian atau lembaga negara. Dari 11 instansi itu, baru enam yang disahkan dan disetujui DPR RI. Untuk 6 instansi itu telah dibayarkan per 1 Januari 2011.

Gaji presiden
Menurut Mendagri Gamawan Fauzi, gaji gubernur per bulan sekitar Rp8,6 juta. Dengan tambahan insentif ini itu paling tinggi mencapai sekitar Rp90 juta per bulan, dan paling rendah Rp34 juta per bulan. Taruhlah gubernur seperti Fauzi Bowo memperoleh Rp100 juta per bulan dari gaji plus tambahan. “Maka dalam setahun mencapai Rp1,2 miliar, dan dalam lima tahun periode pemerintahannya maksimal hanya terkumpul Rp6 miliar,” kata dia.
Soal gaji presiden dan para pemimpin negara di dunia, Majalah The Economist edisi 6 Juli 2010 jadi rujukan. Gaji Perdana Menteri (PM) Singapura, Lee Hsien Loong terbesar di dunia.
PM Lee Hsien Loong bergaji US$2,18 juta atau setara Rp19,8 miliar per tahun. Gaji Loong ini 5 kali lipat dari gaji Presiden AS Barack Obama sebesar US$400 ribu atau Rp3,6 miliar per tahun.
Gaji Loong ini sekitar 40 kali dari pendapatan per kapita Singapura. Hal yang sangat wow mengingat gaji terbesar pemimpin negara itu berasal dari negara yang terkecil di dunia, yang hanya seluas 700 km persegi. Pendapatan rata-rata warga Singapura adalah US$ 2.400 per bulan atau Rp21,8 juta, sehingga rata-rata pendapatan per kapita Singapura adalah Rp262 juta.
Sedangkan pendapatan PM India, Manmohan Singh tercatat yang terendah, US$4.106 atau Rp37,3 juta per tahun. Gaji Singh ini sekitar 2 kali dari pendapatan per kapita India. Padahal India adalah negara ketujuh terbesar di dunia.
Sementara negara yang sangat ironis, yaitu Kenya, mengusulkan gaji PM Raila Odinga naik menjadi US$428 ribu atau setara Rp3,9 miliar per tahun. Lebih tinggi dari gaji Presiden AS Barack Obama yang US$400 ribu atau Rp3,6 miliar per tahun.
Gaji Odinga ini merupakan usulan dari parlemen. Sementara anggota parlemen sendiri menaikkan gaji tahunan mereka 25 persen menjadi US$161 ribu atau setara Rp1,5 miliar. Odinga sudah menolak usulan parlemennya itu.
Bagaimana dengan presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)?
Versi The Economist, gaji SBY US$ 124.171 atau sekitar Rp1,1 miliar per tahun. Gaji SBY ini sekitar 28 kali lipat dari pendapatan per kapita Indonesia.
Data ini berbeda dari rilis jubir Istana Kepresidenan pada 1 Januari 2006 dari www.presidensby.info. Disebutkan presiden menerima gaji dan tunjangan sebesar Rp62.497.800 per bulan. Kalau dihitung per tahun gaji SBY mencapai Rp749,9 juta atau US$ 82,3 ribu. (*)

Gaji Pejabat Indonesia Periode 2004-2009

No. Jabatan Gaji Pokok(Rp) Tunjangan Jabatan(Rp)

1 Presiden 30.240.000 32.500.000
2 Wakil Presiden 20.160.000 22.000.000
3 Ketua MA 5.040.000 18.900.000
4 Wakil Ketua MA 4.620.000 15.600.000
5 Ketua BPK 5.040.000 15.600.000
6 Wakil Ketua BPK 4.620.000 15.600.000
7 Ketua Muda MA 4.410.000 10.100.000
8 Anggota MA 4.200.000 9.700.000
9 Anggota BPK 4.200.000 9.700.000
10 Menteri Negara 5.040.000 13.608.000
11 Jaksa Agung 5.040.000 13.608.000
12 Panglima TNI 5.040.000 13.608.000
13 Pejabat lain setara Menteri 5.040.000 13.608.000
14 Gubernur 3.000.000 5.400.000
15 Wagub 2.400.000 4.320.000
16 Bup/wako 2.100.000 3.780.000
17 Wabup/wawako 1.800.000 3.240.000

sumber: gajimu.com

Gaji Presiden/PM Per Tahun

1. Singapura US$ 2,18 juta, setara Rp19,8 miliar (40 kali pendapatan per kapita).
2. Hong Kong US$ 513 ribu (Rp4,7 miliar, 20 kali pendapatan per kapita).
3. Kenya US$ 423 ribu (Rp2,9 miliar, 240 kali pendapatan per kapita).
4. AS US$400 ribu (Rp3,6 miliar, 8 kali pendapatan per kapita).
5. Prancis US$302 ribu (Rp2,7 miliar (9 kali pendapatan perkapita).
6. Kanada US$ 296 ribu (Rp2,6 miliar, 7 kali pendapatan per kapita).
7. Irlandia US$ 287 ribu (Rp2,6 miliar, 5 kali pendapatan per kapita).
8. Australia US$ 286 ribu (Rp2,6 miliar, 5 kali pendapatan per kapita).
9. Jerman US$ 283 ribu (Rp 2,5 miliar, 8 kali pendapatan per kapita).
10. Jepang US$ 273 ribu (Rp2,4 miliar, 8 kali pendapatan per kapita).
11. Afrika Selatan US$ 272 ribu (Rp2,4 miliar, 26 kali pendapatan per kapita).
12. Selandia Baru US$ 271 ribu (Rp2,4 miliar, 10 kali pendapatan per kapita).
13. Inggris US$215 ribu (Rp1,9 miliar (7 kali pendapatan per kapita).
14. Taiwan US$ 184 ribu (Rp1,6 miliar, 7 kali pendapatan per kapita).
15. Korea Selatan US$136 ribu (Rp1,2 miliar, 9 kali pendapatan per kapita).
16. Indonesia US$124 ribu (Rp 1,1 miliar, 28 kali pendapatan per kapita).
17. Israel US$120 ribu (Rp1 miliar, 4 kali pendapatan per kapita).
18. Rusia US$115 ribu (Rp1 miliar, 7 kali pendapatan per kapita)
19. Argentina US$74 ribu (Rp674 juta, 5 kali pendapatan per kapita).
20. Polandia US$45 ribu (Rp409 juta, 3 kali pendapatan per kapita).
21. Cina US$10 ribu (Rp96 juta, 2 kali pendapatan per kapita)
22. India US$4 ribu (Rp37,3 juta (2 kali pendapatan per kapita).
Majalah The Economist edisi 6 Juli 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar